Selasa, 08 Mei 2012

Keterampilan bertanya dasar dan bertanya lanjut


A.    Latar belakang masalah

Secara etimologis keterampilan bertanya dapat diurai menjadi dua suku yaiitu ” terampil dan Tanya”. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia “Bertanya” berasal dari kata “Tanya” yang berarti antara lain permintaan keterangan. Sedangkan kata “terampil”  yang berarti memilki arti “cakap dalam menyelesaikan tugas atau mampu dan cekatan”.

B.     Rumusan masalah
Pembahasan dalam makalah ini dibatasi dalam beberapa    pembahasan, diantaranya:
A.    Apa pengertian keterampilan bertanya dasar
B.     Apa tujuan, tipe dan syarat-syarat bertanya
C.     Apa komponen-komponen keterampilan bertanya

C.    Tujuan makalah
Makalah ini disusun selain untuk memenuhi tugas mata kuliah “ppl (microteaching)”,  juga untuk menambah wawasan kita mengenai keterampilan bertanya dasar dan bertanya lanjut, juga untuk menambah wawasan kita mengenai microteaching.






BAB II
PEMBAHASAN
(Keterampilan bertanya dasar dan bertanya lanjut)

A.    Pengertian keterampilan bertanya dasar

Secara etimologis keterampilan bertanya dapat diurai menjadi dua suku yaiitu ” terampil dan Tanya”. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia “Bertanya” berasal dari kata “Tanya” yang berarti antara lain permintaan keterangan. Sedangkan kata “terampil”  yang berarti memilki arti “cakap dalam menyelesaikan tugas atau mampu dan cekatan”. Dengan demikian keterampilan bertanya secara sederhana dapat dirumuskan adalah kecakapan atau kemampuan seseorang dalam meminta keterangan atau penjelasan dari orang lain, atau pihak pihak menjadi lawan bicara.

1.          Tujuan, tipe dan syarat-syarat bertanya
Ø Tujuan
             Pertanyaan dalam pembelajaran pada dasarnya adalah untuk membelajarkan siswa, yaitu mengomunikasikan materi dan lingkunan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Ø  Tipe pertanyaan
Tipe atau bentuk pertanyaan sangat beragam, penggunaan setiap bentuk pertanyaan tergantung pada tujuan yang di harapkan. Jika di identifikasikan ada enam tipe pertanyaan.

2.      Komponen keterampilan bertanya
            Keterampilan bertanya  memilki beberapa komponen yang harus diperhatikan oleh guru. Komponen-komponen tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
a.       Pengungkapan pertanyaan secara jelas dan singkat
b.      Pemberian acuan
c.       Pemusatan
d.      Pemindahan giliran
e.       Penyebaran
f.       Pemberian waktu berfikir
g.      Pembrrian tuntunan

3.      Prinsip-prinsip keterampilan bertanya
            Kegiatan bertanya hamper tidak pernah terlewatkan dalam setiap pembelajaran di setiap jenjang dan jenis satuan pendidian dimanapun.oleh karena itu keterampilan bertanya harus dilatih, dikembangkan sehingga dapat memfasilitasi untuk terjadinya pembelajaran secara lebih aktif dan produktif.
Prinsip-prinsip pokok yang harus dipehatikan oleh para guru, calon guru dalam mengunakkan keterampilan bertanya antara lain:
a.       Kehangatan dan keantusiasan
b.      Memberi waktu berfikir
             Disamping kedua prinsip tersebut di atas, untuk mengefektifkan keterampilan bertanya hendaklah menghindari hal-hal sebagai berikut :
Ø  Mengulangi pertanyaan sendiri
Ø  Memberikan waktu berfikir
Ø  Menjawab pertanyaan sendiri
Ø  Mengajukan pertanyaan yang memancing jawaban serentak
Ø   Mengajukan pertanyaan ganda
Ø  Menentukan siswa yang akan menjawab pertanyaan


B.     Keterampilan bertanya lanjut

               Pembelajaran pertanyaan di klasifikasikan kedalam dua bentukatau jenis, yaitu pertanyaan dasar dan pertanyaan lanjut. Dalam kegiatan pembelajaran telah dijelaskan bahwa yang dimaksud keterampilan bertanya dasar adalah pertanyaan yang pertama atau pembuka untuk mendapatkan atau informasi dari siswa. Untuk menindaklanjuti dari pertanyaan pertama diikuti oleh berikutnya atau disebut dengan petanyaaan lanjut.

1.         Tujuan dan manfaat bertanya lanjut
             Tujuan dan manfaat dari keterampilan bertanya dasar  masih relevan dan berlaku pula untuk bertanya lanjut.  Namun untuk kepentingan bertanya lanjut, tujuan dan manfaat itu lebih luas dan hal-hal yang belum terjangkau oleh tujuan dan manfaat darti pertanyaan dasar. Tujuan dan manfaat dari pertanyaan lanjut yang dimaksud yaitu untuk memungkinkan siswa dapat berfikir lbih tajam analitis dan komperetif.

2.      Penggolongan bertanya lanjut
             Sebagai penuntun bagi calon guru atau para guru dalam menerapkan keterampilan bertanya lanjut, dapat digunakan klasifiikasi tingkatan belajar yang disampaikan oleh bloom (taksonomi bloom).
Berdasarkan taksonomi dari bloom, pertanyaan dapat digolongkan kedalam enam kelompok atau jenis, yaitu :
a.       Pertanyaan ingatan (knowledge)
b.      Pertanyaan pemahaman(comprehension)
c.       Pertanyaan penarapan (application)
d.      Pertanyaan analisis (analysis)
e.       Pertanyaan sintesis (sintesis)
f.       Pertanyaan evaluasi (evaluation)

3.         Prinsip penggunaaan berrtanya  lanjut
             Prinsip-prinsip yang berlaku pada keterampilan bertannya dasar berlaku pula sebagai prinsip bertanya lanjut. Prinsip-prinsip tersebet yaitu antara lain : kehangatan, keantusiasan, menghindari menjawab pertanyaan sendiri, mengajukan pertanyaaan ganda, dan peertanyaan yang memancing jawaban yang serentak.

4.         Komponen-komponen keterampilan bertanya lanjut
a.       Pengubahan tuntutan tingkat kognitif dalam menjawab prtanyaan.
         Guru dalam mengajukan pertanyaan hendaknya dapat berusaha mengubah tuntunan tingkat kognitif dalam menjawab pertanyaan dari tingkat yang sekedar mengingat kembali fakta-fakta yang telah dipelajari siswa, keberbagai tingkat kognitif lainnya yang lebih tinggi, seperti tingkat pemhaman, penerapan, anlisis, sintesis  dan evaluasi.
b.      Pengaturan urutan pertanyaan
         Untuk mengembangkan tingkat kognitif dari yang sifatnya lebih rendah ke yang lebih tinggi dan kompleks, guru hendak nya mengatur urutan pertanyaan yang di ajukan kepada siswa. Misalnya pertama mengajukan pertanyaan pemahaman, setelah itu pertanyaan penerapan, analisis, sinttesis dan terakhir pertanyaan evaluasi.
c.       Pertanyaan pelacak
Pertanyaan pelacak digunakan untuk menindak lanjuti  atas jawaban yang pertama yang telah di sampaiakan, misalnya jawaban siswa sudah benar, namun bisa di tingkatkan lebih sempurna lagi

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1.   Secara etimologis keterampilan bertanya dapat diurai menjadi dua suku    yaiitu ” terampil dan Tanya”. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia “Bertanya” berasal dari kata “Tanya” yang berarti antara lain permintaan keterangan. Sedangkan kata “terampil”  yang berarti memilki arti “cakap dalam menyelesaikan tugas atau mampu dan cekatan”.
2.   Tujuan, dan tipe syarat-syarat bertanya adalah
Ø Tujuan
Ø Tipe pertanyaan
3.      Komponen-komponen keterampilan bertanya yaitu
a.    Pengungkapan pertanyaan secara jelas dan singkat
b.   Pemberian acuan
c.    Pemusatan
d.   Pemindahan giliran
e.    Penyebaran
f.    Pemberian waktu berfikir
g.   Pembrrian tuntunan

B.  KRITIK DAN SARAN
Makalah ini disajikan dengan segudang kekurangan, oleh karenanya Saya berharap pengamatan yang teliti dari pembaca terhadap sistematika pembahasan, gaya bahasa dan kesesuaian tema dan isi dari makalah ini, sehingga menghasilkan saran dan keritik yang konstruktif demi kesempurnaan makalah ini.